dr. Aris dari RS Hermina menyatakan 25% anak ternyata mengalami sulit makan, pada usia 5-6 tahun. Hal ini akan bertambah pada anak-anak yang lahir kronis atau memiliki gangguan kesehatan tubuh sejak dini. Ada pula faktor-faktor psikis pada anak.
Pada anak usia 6 bulan, merupakan saat anak mengalami perubahan makanan dari berbentuk cair ke makanan yang jenis lain. Penting bagi orangtua untuk melatih jam makan anak dan jenis makanan, dengan artian memberikan pola makan kepada anak. Hanya si ibu sendiri yang bisa menentukan jam makan anak. Jika memang si ibu sudah membiasakan anak makan bubur susu pada jam 7 pagi kemudian selang 4 atau 5 jam dan diiringi dengan makanan pendamping harus dilakukan secara konsisten. Bayi akan memasuki tahapan belajar, misal dari susu ke bubur susu, di usia 7 bulan makan nasi tim yang lembut sekali, kemudian seiring usia mereka bertambah anak akan belajar makan makanan yang lebih padat.
Beberapa ciri anak yang memiliki kesulitan makan biasanya anak cenderung makan sangat lama dan diemut, setelah itu dimuntahkan atau setelah dimakan kemudian dikeluarkan lagi. Sebenarnya ketika orangtua sudah mendeteksi anak memiliki kesulitan makan pada anak, kita harus atasi dulu. Mungkin saja anak sedang sakit atau memiliki alergi, atau telaah psikis anak.
“Anak saya berusia 3 tahun 6 bulan dan berat badannya masih 12,5 kg dan makan hanya 5 suap, dan hanya mau makan jika disuap. Anak saya suka sekali mi instan, bagaimana Dok?” tanya seorang Heartlistener melalui SMS.
“Memang berat badannya kurang. Kita harus cari dulu penyebabnya, apakah di pencernaannya atau memang di organ si anak. Coba juga dilihat bagaimana perkembangan makan anak sebelum si anak berumur 3 tahun. Jika dahulu tidak ada gangguan, coba selidiki apakah ada gangguan psikis. Atau pada waktu lebih kecil, orangtua pernah memaksakan member makan. Mi dibuat dari tepung terigu, tepung terigunya baik saja, namun kita harus lihat juga pembuatannya dan fakto MSG. Sebaiknya ibu membuat mi sendiri jika ingin memberikan selingan makan mi pada anak,” jelas dr. Aris.
Garam dan gula biasanya sedapat mungkin tidak dikenalkan pada anak karena anak sudah terbiasa dengan gurihnya garam dan MSG.
Kreatifitas orangtua diuji untuk memikirkan jalan keluar sulitnya membangkitkan nafsu makan anak dengan memberikan variasi jenis makanan dan cara memberikan makanan.
Seberapa besar manfaat dari minyak ikan? Protein minyak ikan sangat tinggi dan baik. Namun, tidak semua anak akan bertambah nafsu makannya dengan minyak ikan seperti ini. Jika anak masih mengkonsumsi ASI tidak perlu diberikan minyak ikan.
Jadi yang namanya makan adalah kebutuhan manusia dan berlangsung seumur hidup dan untuk orangtua belajarlah sabar untuk memberikan makan kepada anak.
Untuk informasi lebih lanjut silakan menghubungi RS Hermina Tangerang 55772525.
|