| |
 |
Jaga Rumah Tetap Bersih dan Fresh
|
Cobalah berdiri di perempatan jalan selama 1-2 menit. Bisa dipastikan, Anda tak nyaman bernafas. Karena, udara di sekitar area ini kerap kali sudah dipenuhi kepulan asap kendaraan, debu dan panasnya sinar matahari. Polusi udara sudah semakin mengganggu pernafasan dan mengusik kenyamanan lingkungan sekitar kita.
Namun anggapan banyak orang yang menyudutkan asap kendaraan, lapisan ozon hingga kabut berasap sebagai sumber polusi udara, tak selamanya benar. Karena udara yang ada di sekitar kita, mulai dari ruangan sebuah rumah, kantor atau bangunan lainnya, bisa menjadi sumber potensial pencemaran udara. Kenapa bisa demikian?
Ruangan di dalam rumah ini bisa menjadi sumber potensial menghasilkan polusi udara, mulai dari debu, asap rokok hingga zat-zat kimia yang berasal dari sabun, pembersih lantai hingga pengharum ruangan. Sumber lainnya yang “terpercaya” yakni dari penggunaan kasur, karpet, perabot hingga cat dinding. Bahkan udara didalam rumah bisa tercemar sekalipun Anda membawa masuk binatang kesayangan Anda yang sudah rutin dirawat. |
Jika dibiarkan, berbagai penyebab munculnya polusi udara ini bisa menurunkan kesehatan Anda sekeluarga terutama anak-anak, dan mereka yang mengidap asma. Kalaupun saat ini Anda sekeluarga sehat-sehat saja, kondisi seperti ini bisa saja menunjukkan efeknya beberapa tahun ke depan.
1. Jaga kebersihan lantai dan material rumah
- Bahan kimia dan pemicu alergi bisa disebarkan dengan lebih cepat oleh debu di rumah. Cegah hal ini melalui vacuum cleaner yang dilengkapi dengan penyaring HEPA. Jadi Anda bisa membersihkan karpet sembari tidak menyebarkan virus.
- Bersihkan juga debu yang menempel di dinding dan pintu. Jika dibiarkan akan dapat memicu alergi pernafasan pada anak dan mereka yang rentan dengan penyakit asma.
2. Atur kelembaban ruangan
Intinya disini Anda perlu rajin-rajin membersihkan rumah dan menjaga kelembaban ruangan. Minimal, ruangan di rumah ataupun kantor dibersihkan sekali dalam sehari. Jangan lupa untuk memilih air conditioner (AC) yang hemat energi dan dapat mengurangi alergi. Tips lain:
- Gunakan exhaust fan atau buka sedikit celah-celah jendela sehingga aroma makanan dari dapur atau uap dari kamar mandi bisa segera keluar
- Jangan berlebihan menyiram tanaman
- Jemur pakaian di luar rumah
- Segera singkirkan kayu dari perabot atau material yang sudah lembab dari dalam ruangan
- Jangan biarkan tetesan air dari AC membasahi ruangan ataupun perabot.
3. Amankan ruangan dari asap rokok
Sudah jadi rahasia umum, menjadi perokok pasif lebih berbahaya daripada mereka yang menjadi perokok aktif. Maksudnya di sini, jika Anda tidak merokok namun kerap menghirup asap rokok, Anda akan memberikan racun kepada diri sendiri. Dan penyebab utama polusi udara di dalam ruangan berasal dari asap rokok ini. Hal ini sudah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh Rumah Sakit Mount Sinai di New York.
Asap rokok sendiri mengandung lebih dari 4000 bahan kimia yang membahayakan tubuh. Penelitian membuktikan perokok pasif termasuk anak-anak akan mengalami infeksi pada telinga, pernafasan, asma, kanker dan mempercepat kematian. Ternyata, dampak ini “lebih ringan” daripada mereka yang menjadi perokok aktif yakni “hanya” rentan terhadap kanker, masalah pernafasan, serangan jantung dan stroke.
Apakah Anda perokok, namun ingin berhenti dan tak yakin berhasil? Bergabung saja dengan sebuah kelompok terapi penanggulangan kecanduan bahan nikotin. Anda juga bisa mengurangi merokok dengan cara merokok di luar ruangan saja.
4. Pengharum ruangan? No, thanks!
Mungkin selama ini Anda terbiasa menggunakan pembersih dapur atau sabun cuci pakaian beraroma lemon atau pinus. Kebanyakan pengharum yang digunakan dalam produk pembersih dan penyegar ruangan diperkaya dengan pewangi buatan sehingga dipastikan adanya kandungan bahan-bahan kimia yang membahayakan tubuh kita. Produk-produk ini tak terkecuali bagi deterjen, pelembut pakaian, penyegar ruangan, minyak aroma terapi, dan sebagainya.
Kebanyakan pengharum ini dibuat dari produk yang berbahan dasar minyak bumi sehingga memberikan efek kurang baik untuk kesehatan. Jadi ketika Anda menghirup aroma ini, kandungan dari penyegar ruangan ini akan merusak tubuh secara perlahan namun pasti. Selama ini, belum ada uji kelayakan penyegar ruangan secara menyeluruh pada tubuh manusia. Kalaupun ada, hanya tes ada atau tidaknya iritasi pada kulit.
- Gunakan produk bebas pengharum atau beraroma alami
- Pilih pembersih berkadar lembut dan tidak mengandung pengharum buatan.
- Stop penggunaan aerosol seperti yang terdapat pada deodoran, hair spray, pembersih karpet, pembersih furnitur dan penyegar ruangan.
- Sediakan selalu udara segar. Buka lebar jendela rumah agar sirkulasi udara dapat terjaga baik. Jika perlu, Anda bisa memasang alat penyaring asap rokok (exhaust fan).
- Bersihkan permukaan meja dapur dengan menggunakan campuran dari potongan buah lemon dan baking soda.
Tampilkan kesan ruangan yang alami dan sehat. (propertykita.com) |
 |